Langsung ke konten utama

Jangan Bangga Menjadi Orang Awam

"Jangan bangga jadi orang awam"


Sepenggal kalimat dari Prof. Yunahar Ilyas rahimahullah yang saya ingat saat menjadi moderator suatu acara di kampus. Saat itu beliau mengomentari orang-orang yang sering mengatakan bahwa mereka awam akan suatu hal sehingga meminta pemakluman atas kesalahan yang diperbuat.

Agaknya kalimat itu sejalan dengan pesan peribahasa yang sudah ribuan kali kita dengar sejak masih di bangku sekolah dasar. Janganlah seperti katak dalam tempurung. Ya...kita memang dituntut untuk memperluas wawasan, belajar banyak hal, dan tidak terlena pada kenyamanan.

Ironisnya, pada zaman maju sekarang ini, saat sumber informasi melimpah ruah, justru orang-orang dengan bangga menyandangi diri dengan predikat awam. Syukur kalau awam karena belum tahu, tapi sungguh celaka kalau ternyata alasan sesungguhnya adalah malas mencari tahu.

Tak pantas rasanya bila kita menyiakan anugerah Tuhan yang membuat manusia menjadi makhluk paling mulia, yaitu akal. Marilah kita belajar sebanyak-banyaknya, mencari tahu sebanyak-banyaknya dan biarkan kita tercengang dengan pengetahuan-pengetahuan baru, kenyataan-kenyataan baru, baik atau buruk. Bukan justru dengan bangga membuat tempurung bagi diri sendiri dan tertidur lelap di dalamnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Relawan Sehari : Kelas Inspirasi Boyolali 2

Ini adalah kisahku saat mengikuti Kelas Inspirasi Boyolali 2. Sudah cukup lama aku ingin bergabung menjadi relawan Kelas Inspirasi (KI) dan Alhamdulillah saat itu aku terpilih menjadi bagian dari para relawan pengajar. Awalnya sempat ragu apakah aku bisa mengajar anak-anak usia SD. Materi apa nanti yang akan aku sampaikan di hadapan mereka. Bagaimana jika materiku tidak menarik minat mereka. Dan berbagai keraguan lain memenuhi benakku saat itu. Sungguh sangat khawatir dan groginya aku. Apalagi saat aku bertemu dengan relawan lain yang sudah beberapa kali ikut KI, makin minder dan cemas. Halaman sekolah SDN 3 Gunung Hari yang dinanti pun tiba. Aku dan teman-teman sekelompok mendapat tugas untuk mengisi KI di SDN 3 Gunung, Simo, Boyolali. Letak SD ini cukup jauh dari pusat Kota Boyolali dan lingkungan sekitarnya pun masih asri. Bila aku tidak salah hitung, total jumlah siswanya sekitar 39 anak terbagi menjadi 6 kelas. Pagi hari pukul 07.00 WIB kami berangkat dari ...

Serial Anak-anak Mamak

Judul : Eliana, Pukat, Burlian, Amelia Pengarang : Tere Liye Eliana si anak pemberani Pukat si anak pintar Burlian si anak spesial Amelia si anak kuat Keempatnya adalah anak dari Mamak dan Bapak yang dibesarkan dengan pemahaman hidup yang indah. Hidup di daerah terpencil dan dalam keluarga yang sederhana tidak mematikan cita-cita mereka untuk melihat dunia. Cerita keempatnya bukan hanya sekedar cerita anak-anak. Namun juga merupakan suatu panduan parenting untuk para orang tua. Mereka dapat belajar bagaimana menanamkan pemahaman hidup yang baik kepada anak-anaknya. Boyolali, 11 Juli 2017

The Great of Two Umars

  Judul : The Great of Two Umars Penulis : Fuad Abdurrahman Penerbit : Zaman Cetakan : I, 2016 Tebal : 316 halaman Saat ini kita tak jarang mendengar berita tentang calon gubernur X, calon anggota dewan Y, dan calon-calon pejabat lain melakukan "blusukan". Seolah mereka berlomba-lomba mendapatkan simpati rakyat agar memilihnya. Tentu disertai janji-janji semanis madu yang entah nantinya akan ditepati atau tidak. Yang penting mereka mendapatkan banyak dukungan untuk mendapatkan kekuasaan. Namun sesungguhnya, "blusukan" sendiri telah ada jauh sebelum era perebutan kekuasaan ini. Salah satunya adalah "blusukan" yang selalu dilakukan oleh Khalifah Umar bin Khattab dan Umar bin Abdul Aziz. Keduanya selalu berpatroli hingga pelosok untuk memastikan kebutuhan rakyatnya terpenuhi. Tentu hal itu tidak mereka lalukan demi mencari simpati, apalagi popularitas. Tujuan mereka hanya satu yaitu ridho Allah. Keduanya paham sekali bahwa mereka akan dimintai pertang...